katalog aneka botol kemasan

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.


1).Botol Kapsul PR100 bening transparan
Negara Asal: Indonesia
Harga: Rp. nego
Kemas & Pengiriman: Box isi 550
Keterangan: Bahan PET , isi 100 kapsul , transparan , tutup ulir ( screw) segel

2).Botol PET 500ml bening transparan
Negara Asal: Indonesia
Harga: @ nego

Kemas & Pengiriman: Karung / sak isi 85 pcs
Keterangan: Botol bahan PET 500ml .
Dapat digunakan sebagai kemasan Minuman , jamu , dan cairan lainnya . Dengan tutup segel ulir .
Minimal pembelian 10sak ( 850 pcs )

3).Botol 1itr Tutup Ulir HDPE
Negara Asal: Indonesia
Harga: @ nego
Kemas & Pengiriman: Box isi 560 minimal order 4 box
Keterangan: Botol wadah Kapsul dari bahan HDPE food grade untuk kemasan jamu , obat , dsb.

4).Botol Kapsul PET 60kap /100ml Bulat,kotak
Negara Asal: Indonesia
Harga: @ negotiable

Kemas & Pengiriman: Box isi 450
Keterangan: Botol Kapsul bahan PET warna natural ( bening ) , dan opaque white . Warna tutup dapat disesuaikan . Dapat digunakan sebagai wadah cairan , obat & jam

5).Botol Syrup PET 100ml
Negara Asal: Indonesia
Harga: – call –
Cara Pembayaran: Tunai
Kemas & Pengiriman: Box
Keterangan: Botol syrup bahan PET . Dapat digunakan sebagai wadah cairan , tinta , makanan / obat & jamu .
Tutup ulir bersegel
Minimal 5 box!

6).Botol Kapsul PET 60kap/100ml Bulat

Negara Asal: Indonesia
Harga :-call-
Pembayaran : Tunai, Transfer Bank
Ukuran: Diameter = 3.5 cm, tinggi = 7.5 cm
Kemas & Pengiriman: Dos
7). Kapsul PET 60kap/100ml Bulat
Negara Asal: Indonesia
Harga: @ negotiable

Kemas & Pengiriman: Box isi 450
Keterangan: Botol Kapsul bahan PET warna natural ( bening ) , dan opaque white . Warna tutup dapat disesuaikan . Dapat digunakan sebagai wadah cairan , obat & jamu , serta kebutuhan lainnya.
Minimal 5 box !

8).Botol PET SNAP 60 ml
Negara Asal: Indonesia
Harga :-call
Pembayaran : Tunai, Transfer Bank
Ukuran: Diameter = 3.5 cm, tinggi = 7.5 cm
Kemas & Pengiriman: Dos
Keterangan: Botol syrup bahan PET . Dapat digunakan sebagai wadah cairan , tinta , makanan / obat & jamu .
Tutup ulir bersegel

9).Botol Syrup PET 100,120, 250ml
Negara Asal: Indonesia
Harga: – call –
Cara Pembayaran: Tunai
Kemas & Pengiriman: Box
Keterangan: Botol syrup bahan PET . Dapat digunakan sebagai wadah cairan , tinta , makanan / obat & jamu .
Tutup ulir bersegel

10).BOTOL KAPSUL BAHAN HDPE TUTUP ULIR UKURAN 60 ML DAN 70 M
Negara Asal: Indonesia
Harga:
Cara Pembayaran: Transfer Bank (T/T)
Jumlah: 1000
Kemas & Pengiriman:
Keterangan:
DUS

BOTOL KAPSUL BAHAN HDPE Dapat digunakan sebagai wadah cairan , tinta , makanan / obat & jamu .
Tutup ulir bersegel

11).PS/PET 210 KAPSUL
Harga;@ .
12).PET 120/150/200ML
SIRUP MADU
Harga;@

13).Drigen 1kg/0,5 kg Harga;@ .

By herbalnabati

Tes Virus HIV Negatif Setelah Konsumsi Propolis

Tes Virus HIV Negatif Setelah Konsumsi Propolis
Posted by Admin on October 28th, 2011 No Comments
Share28
HIV Aids Dinyatakan Negatif Setelah Konsumsi Propolis

Bp. Taufik dinyatakan Negatif dari HIV Aids oleh Lab RS. ISLAM Jakarta Pd. Kopi pada pertengahan bulan Nopember 2009 yl.

Ceritanya bermula dari perkenalan bp. Taufik dengan Propolis sekitar bulan Agustus 2009. Propolis ini diperkenalkan abang beliau yaitu bp. Mulyadi Nasir yang memang mengetahui bahwa Bp. Taufik positif terinfeksi HIV Aids sejak beberapa tahun sebelumnya. Bp. Taufik mengkonsumsi propolis secara rutin dengan dosis rendah 5 tetes setiap minum 2-4 kali sehari.

Awal bulan Nopember 2009 yang lalu bp. Taufik merasa badannya Lemas dan Tidak bertenaga. Lalu Keluarga dekat beliau sepakat untuk merawat nya di RS. ISLAM Jakarta pd. Kopi kurang lebih 1 minggu ketika itu propolis tidak pernah ditinggalkan untuk diminum.

Dirasa sudah agak pulih bp. Taufik ingin di rumah saja namun sebelum pulang bp.Taufik minta pihak RS. untuk mengetes Darah khususnya Virus HIV. Betapa Kaget dan Bersyukurnya beliau juga Keluarga setelah mengetahui hasil lab, bp. Taufik terbebas dari HIV AIDs.

Bp. Taufik berucap PROPOLIS benar OBAT seperti yg tertulis dalam Al-Qur’an srt. An-Nahl 68-69. Maha Besar Engkau Ya Alloh .

Linked Posts:
Propolis Untuk Mengobati Penderita Aids | Bukti Khasiat Propolis Dari Laboratorium | Sunat Bantu Cegah Aids | Sekilas Tentang Aids | HIV Bisa Hilang Dengan Nutrisi

By herbalnabati

Khasiat Madu

MADU memiliki begitu banyak khasiat yang bermanfaat untuk kesehatan. Bahkan, madu juga kerap digunakan untuk mempertahankan keindahan kulit.

Sejak dahulu madu telah digunakan sebagai bahan dasar perawatan kulit. Selain teksturnya yang lembut, kandungan madu sangat kaya akan vitamin, mineral, antioksidan dan potasium yang dapat digunakan sebagai pelembab, penyegar bahkan masker wajah.

Nah, bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai khasiat madu untuk kecantikan, tak ada salahnya untuk mencoba beberapa resep berikut ini. Kandungan madu tak hanya dapat menjaga keindahan kulit dan mencegah penuaan dini, tapi dapat pula menjaga keindahan kulit rambut.

Untuk mengaplikasikan madu sebagai pembersih wajah, ada beberapa tahap yang harus ditempuh. Yaitu campur 1 sendok makan madu, 1 putih telur, 1 sendok teh gliserin (dapat diperoleh di apotik), dan 1 sendok teh tepung terigu. Campur hingga rata kemudian oleskan pada wajah dan leher. Diamkan selama 10 menit. Bilas dengan air hangat.

Untuk Anda yang ingin memanfaatkan madu sebagai penyegar wajah, dapat mengikuti tahap-tahap berikut. Pertama campur 1 sendok air lemon, 1 sendok teh madu, dan 2 putih telur. Lalu campur hingga rata, kemudian oleskan pada seluruh kulit wajah dan leher. Diamkan selama 15 menit, bilas dengan air hangat, kemudian keringkan dengan handuk sambil tepuk-tepuk perlahan. Sangat sesuai untuk kulit normal cenderung berminyak.

Madu juga dapat digunakan sebagai pelembab, yakni dengan cara campurkan 2 sendok makan madu dan 2 sendok makan susu. Lalu aduk hingga rata. Oleskan pada wajah dan leher, diamkan selama 10 menit, lalu bilas dengan air hangat. Lakukan secara rutin untuk mengatasi kulit kering.

Tak hanya bermanfaat sebagai pelembab wajah saja, madu juga bisa digunakan sebagai pelembab bibir. Oleskan madu pada bibir setiap malam menjelang tidur. Langkah ini untuk membantu melembabkan dan melembutkan bibir, sekaligus menghindari kulit bibir pecah-pecah.

Madu juga bisa digunakan untuk scrub yang berfungsi untuk mengangkat sel-sel kulit mati secara perlahan sekaligus nutrisi dan menjaga kelembapan kulit. Langkah yang harus dilakukan yaitu dengan cara campurkan 1 sendok makan kaolin (sejenis mineral alami yang dapat diperoleh di toko bahan kimia), 1 sendok teh tepung biji gandum, 1 jumput tepung kayu manis, dan 1 sendok makan madu. Lalu oleskan pada wajah dan leher, kemudian gosok dengan gerakan melingkar. Bilas dengan air hangat.

Selain sebagai scrub, Anda dapat pula memakai madu untuk berendam. Campur ? cangkir susu bubuk full cream, ? cangkir madu, dan 4 tetes minyak esensial mawar atau lavender dalam wadah. Kemudian masukan campuran tersebut ke dalam bath tub yang telah diisi air hangat. Berendamlah selama kurang lebih 15 menit. Selain relaksasi, berendam dengan campuran madu dan susu dapat membantu meningkatkan kelembapan dan kehalusan kulit.

Tak sekadar untuk kecantikan kulit, madu juga dapat bermanfaat sebagai conditioner dan masker rambut. Bagi Anda yang ingin memakai madu untuk conditioner, campurkan ? cangkir madu dan ? cangkir minyak zaitun. Lalu oleskan pada rambut sedikit demi sedikit sampai melapisi seluruh rambut, diamkan 30 menit, cuci dengan sampo dan bilas dengan baik.

Sementara itu, bila Anda ingin memakai madu sebagai masker rambut, campur ? cangkir madu, 2 sendok makan minyak zaitun dan 1 sendok the air jeruk nipis. Oleskan pada kulit kepala dan rambut sambil dipijat. Kemudian tutup rambut dengan shower cap dan diamkan selama 15-30 menit agar meresap sempurna. Selanjutnya, bilas hingga bersih dengan air hangat dan sampo. Selamat mencoba!

By herbalnabati

madu bukan gula

HalalGuide–Orang sering menyamakan madu dengan gula, sering pula salah sangka soal mutunya. Bagaimana yang sebenarnya? Mencari madu ternyata gampang-gampang susah. Dibilang gampang, karena madu sangat mudah diperoleh. Anda bisa mendapatkannya di toko, pasar, supermarket hingga pedagang madu keliling. Namun, untuk mendapatkan madu yang benar-benar berkualitas tinggi ternyata sangat sulit.

Tak hanya itu, pengetahuan masyarakat soal madu pun masih sangat minim. Akibatnya, mitos yang salah tentang madu pun berkembang. ”Ada yang mengatakan bahwa meminum madu tak ada bedanya dengan meminum gula,” ujar Ir Kasno MSc, pakar perlebahan yang juga dosen Fakultas Kehutanan IPB.

Tak sama dengan gula
Menurut Kasno, madu itu berbeda dengan gula. Madu merupakan food supplement alami yang berkhasiat. Ia mengandung monosacharida yang terdiri atas glukosa dan fruktosa. Selain itu, madu juga mengandung berbagai jenis vitamin, asam amino, macam-macam mineral serta 100 jenis zat yang bermanfaat untuk kesehatan. Karena kandungannya, tak heran jika madu bisa digunakan untuk pengobatan dan suplemen bagi mereka yang tengah berdiet.

Sedangkan gula hanya mengandung disakarida yang disebut dengan sukrosa. Madu berasal dari cairan khusus yang dihasilkan tanaman pada bagian bunga dan pucuk daun. Cairan tersebut disebut nektar. ”Di dunia ini, tak ada madu yang sama, karena bukan pabrikan,” ungkap entomologist ini. Warna dan jenis madu yang dihasilkan lebah tergantung sumber nektar. Karena itu, dalam setiap madu ada perbedaan rasa, aroma, dan khasiat. Hal itu juga tergantung dari komponen-komponen yang dikandung tanaman yang menjadi sumber nektar.

Kasno menegaskan, anggapan masyarakat yang menyamakan madu dengan gula sangat tidak benar. Madu yang mengandung glukosa dan fruktosa saat diminum langsung akan diserap darah. Sehingga, madu cepat menghasilkan tenaga. Sedangkan, gula yang berisi sukrosa baru bisa diserap sekitar beberapa jam kemudian. Seorang pedagang madu di pasar biasanya berkoar-koar bahwa madu yang dijualnya adalah madu asli. Menurut Kasno, dalam madu tak ada istilah asli atau palsu. Semua madu itu asli, pasalnya tidak akan ada yang mampu membuat madu selain lebah. ”Yang ada adalah madu yang berkualitas tinggi atau rendah.”
Menurutnya, sangat sulit secara indrawi untuk bisa mengetahui apakah madu yang beredar di pasar itu berkualitas tinggi atau rendah. Semua, lanjut dia, harus diperiksa di laboratorium. Namun, jangan khawatir. Agar Anda tak tertipu membeli madu, ada beberapa ciri yang menentukan berkualitas atau tidaknya semua madu.

Menaksir kualitas madu
Madu yang berkualitas tinggi bisanya memiliki kekentalan yang sangat tinggi. Sehingga, Anda disarankan untuk membeli madu yang tidak encer. Selain itu, Anda pun tak boleh memilih madu yang berbuih. Buih yang ada pada madu menunjukkan bahwa madu tersebut telah mengalami fermentasi. ”Sehingga, kualitasnya sangat rendah,” tutur Kasno.

Adanya anggapan di masyarakat bahwa madu yang diisi dalam botol dan meletup bila ditutup adalah anggapan yang salah. Menurut dia, madu yang meletup itu telah mengalami fermentasi, karena banyak mengandung gas karbondioksida C02. Ada juga kepercayaan di masyarakat untuk mengukur madu berkualitas tinggi dengan cara memakai korek api. Menurut Kasno, bisa saja korek api yang dicelupkan ke dalam madu bisa cepat terbakar, karena madu tersebut telah mengandung alkohol. Mengukur madu dengan semut pun tak bisa jadi jaminan. Madu yang rasanya sudah asam, tak akan didatangi semut.

Selain itu, untuk mendapatkan madu yang berkualitas tinggi, Anda perlu mencicipinya. Bila rasa madu tersebut sudah masam, maka kualitasnya sangat rendah. Selain telah mengalami fermentasi, madu tersebut juga telah menjadi asam cuka. Kualitas madu ditentukan kadar air, gula serta hidroksimetilfulfurat (HMF). Berdasarkan, Standar Nasional Indonesia (SNI) Madu No 01-2545 Tahun 1994. Berdasarkan standar itu, kadar air yang dikandung madu maksimal 22 persen berat per berat. ”Itu pun masih terbilang sangat tinggi, karena standar FAO (organisasi pangan dan pertanian PBB) standarnya 20 persen.”

Madu yang mengandung kadar air yang tinggi akan cepat rusak kualitasnya karena sangat mudah melakukan fermentasi. Menurut Kasno, madu adalah satu bahan yang bersifat hidroskopik. Yakni, bahan yang sangat menyerap air. Jika madu dibiarkan terbuka, maka madu akan mengambil air dari udara. ”Sehingga, madu harus disimpan ditempat tertutup,” tutur Kasno berbagi tips. Dengan begitu, madu tidak akan cepat rusak. Madu yang berkualitas tinggi juga harus mengandung gula sukrosa yang tak terlalu tinggi. Kadar sukrosa pada madu berdasarkan standar SNI, tak boleh lebih dari 10 persen. Kadar sukrosa pada madu terjadi akibat madu dipanen muda atau dimasak begitu dipanen. Hal itu, mengakibatkan enzim invertase yang ada pada madu mati. Padahal, enzim invertase ini yang berfungsi untuk mengubah gula rantai panjang menjadi monosacharida.(kit/rol)

http://www.halalguide.info/content/view/774/

By herbalnabati

mengenal madu murni dan ciri madu rusak/palsu serta pemahaman yang salah tentang pembuktian madu asli

APAKAH YANG DISEBUT MADU ?

Madu adalah cairan yang umumnya memiliki rasa manis yang berasal dari nektar aneka bunga atau bagian tanaman, yang diproses secara alami oleh lebah disarangnya.Fruktosa dan glukosa merupakan zat utama pada madu.Madu yang bagus memiliki kalori +/- 3.280 cal/kg.Jadi hanya madu yang dikumpulkan dan diproses secara alami oleh lebahlah yang bisa disebut “MADU MURNI”.

BAGAIMANA PROSES TERBENTUKNYA MADU ?

Sewaktu nektar dikumpulkan,bahan tersebut masih mengandung kadar air tinggi (±85%) dan sukrosa tinggi. Setelah lebah mengubah nektar menjadi madu dan dimatangkan secara alami dalam sarang,maka kandungan air menjadi rendah(kadar air 17-20%).Demikian pula dengan sukrosa pada nektar, akan diubah menjadi glukosa dan fruktosa dalam bentuk monosacharida yang mudah dicerna dan diserap tubuh. Proses pematangan madu dalam sarang inilah yang menentukan kualitas madu. Jadi kualitas madu ditentukan oleh kematangan madu secara alami oleh lebah dalam sarang dan tingkat kadar air dan bukan oleh jenis nektar/tanaman madu tersebut berasal. Jenis bunga atau jenis nektar akan menentukan jenis madu (nama madu).

APAKAH KEUNGGULAN MADU DARI LEBAH APIS MELIFERA ?

v Lebah Apis mellifera merupakan lebah unggul yang telah terbukti produktif dalam menghasilkan madu-madu berkualitas.

v Lebah mudah dikembangbiakkan dengan cepat dan tidak mudah minggat dari sarang.

v Mudah dikelola dan di awasi perkembangan lebahnya, sehingga kualitas dan kuantitas madu yang dihasilkan akan lebih terjamin.

v Digembalakan menurut alur musim bunga yang silih berganti sehingga dihasilkan madu yang beraneka ragam sesuai asal bunganya.

v Karena mempunyai kualitas yang lebih baik dari madu jenis lain, otomatis khasiat dan zat gizinya lebih unggul.

v Diperas dengan ekstraktor, sehingga kebersihan madu lebih terjaga/hiegienis.Berbeda dengan madu dari lebah lain yang mayoritas hanya diperas dengan tangan biasa dan larva lebah masih sering ikut terperas.

MENGAPA DISEBUT MADU RANDU, MADU KOPI, MADU MANGGA DAN LAIN-LAIN?

Lebah Apis mellifera dibudidayakan dalam kotak-kotak yang bernama stup lebah. Stup ini digembalakan ke berbagai perkebunan dan hutan. Karena tempat penggembalaan dan musim bunga yang berbeda-beda,maka madu yang dihasilkannyapun berbeda-beda pula sesuai dengan sumber tanaman / bunga yang menghasilkan madu tersebut. Jadi penamaan madu berdasarkan nama tanaman / bunga tempat dimana lebah mendapatkan madu.

APA SAJA YANG TERKANDUNG DI DALAM MADU ?

Zat-zat atau senyawa yang terkandung dalam madu sangat kaya dan kompleks, tidak kurang dari 181 macam zat.Diantaranya :

Fruktosa, glukosa, maltosa, sukrosa.
Aneka vitamin (A,B1,B2,B3,B5,B6,D,K,E,Uric acid dan asam nikotinat).
Aneka mineral (zat besi, kalsium, kalium, sodium, sulfur dan lain lain.
Aneka enzim (enzim diastase, enzim infertase, enzim katalase dan lain lain).
Aneka asam (formic acid, lactic acid, asam fosfat, asam glukonat dan lain lain).
Hormon–hormon dan zat anti mikroba, anti inflamasi, anti kanker, anti biotik alami, anti alergi, ekspektoran, laksatif, anti anemic dan tonikum.

APAKAH KHASIAT MADU ?

Sejak ribuan tahun yang lalu madu sudah sangat terkenal kehebatan khasiatnya dan di manfaatkan secara luas sebagai makanan sehat, campuran minuman, obat, bumbu dan kecantikan. Khasiat madu bahkan tertera dalam Al-Quran surat An-Nahl : 69 dan hadist Rosululloh s.a.w, yang tiada keraguan sedikitpun akan kebenarannya. Madu merupakan salah satu makanan dengan gizi terlengkap. Di dalam madu terkandung saripati aneka tumbuhan. Tentu saja khasiat madu lebih bisa diharapkan jika madu tersebut asli dan berkualitas,dan bukan dari madu palsu atau rusak.Khasiat madu diantaranya :

Diminum :
Memperlancar metabolisme tubuh dan penetral toksin/racun yang berasal dari bahan kimia yang terkandung dalam makanan, minuman, obat-obatan dan polusi.
Meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap berbagai penyakit.
Mengencangkan rahim/kandungan, atasi sembelit dan keracunan kehamilan.
Membantu penyembuhan berbagai penyakit seperti: maag, batuk/TBC, hepatitis, radang sendi, influensa, anemia, insomnia, gangguan jantung dan lain lain.
Meningkatkan stamina, memperlancar peredaran darah, mempertinggi kadar hemoglobin darah dan membantu proses regenerasi sel pasca sakit.
Sangat baik dikomsumsi bayi dan anak-anak yang kurang nafsu makan dan rentan.
Untuk mencegah sakit karena kurang asupan gizi dan gizi tidak seimbang.
Mencegah anak yang ngompol di malam hari (diminum sebelam tidur).
Dioles :
Mengobati luka bakar, mengatasi infeksi dan mempercepat penyembuhan luka.
Mengencangkan kulit, mengambat penuaan dini, sebagai pelembut & penyehat kulit.
Mengatasi ketombe dan memperlambat tumbuhnya uban.
Mengatasi bibir pecah-pecah, sariawan dan mencegah kanker kulit.

AMANKAH MADU DIKONSUMSI PENDERITA DIABETES ?

Penderita diabetes memiliki masalah pada kinerja pankreas dalam memproduksi insulin.Insulin inilah yang berperan untuk memecah zat gula jenis disakarida.Madu yang baik biasanya hanya mengandung sukrosa 1-3 %, selebihnya di dominasi oleh glukosa dan fruktosa yang merupakan gula sederhana / monosakarida. Berbeda dengan gula pasir (disakarida) yang membutuhkan enzim insulin untuk dapat dipecah dan diserap tubuh, madu yang merupakan merupakan gula monosakarida akan langsung diserap tubuh dan diubah menjadi energi.Karena itu, madu AMAN bagi penderita diabetes bahkan bisa membantu menstabilkan kadar gula dalam darah menjadi normal.

BAGAIMANA CARA MEMILIH MADU YANG BAIK DAN BERKUALITAS?

a. Cara sederhana

Ambil satu gelas air putih, kemudian tuang madu ke dalam gelas. Jika madu jatuh lurus ke dasar gelas dan air tidak keruh sampai 5 jam tanpa diaduk, kemungkinan besar madunya berkualitas bagus. Namun jika madu dituang dalam air lalu airnya langsung keruh/keruh dalam tempo 2jam (tanpa di aduk), berarti madu tersebut jelek / palsu.Tapi test tersebut tidak mutlak dan harus digabung dengan test yang lain seperti di bawah ini.

b. Jika diuji dengan refraktometer, kadar air maxsimal 21 % dengan rasa,warna dan bau yang normal sesuai jenis.Setiap jenis madu murni memiliki rasa,warna dan bau yang khas.Jika dipanaskan, maka madu akan berbau gosong,warna menjadi lebih gelap,rasa berubah dan aroma khas madu tersebut akan hilang.Dengan kadar air yang rendah/max 21%, sangat sulit dipalsu tanpa berubah rasa,warna dan bau.

c. Uji kualitas madu di laboratorium sesuai dengan parameter SNI 0135. 45 – 2004, yaitu uji kadar air,diastase indeks,kadar glukosa,kadar fruktosa,kadar sukrosa,HMF,dll.Tidak benar bahwa keaslian madu bisa dilihat hanya dengan uji sakarin,karena pemalsuan madu mayoritas tidak memakai sakarin,tapi memakai fruktosa sintetis,glukosa sintetis dll.

APAKAH KEUNGGULAN MADU AL-KAUTSAR?

Dipanen hanya dari sarang lebah unggul Apis mellifera yang mayoritas telah tertutup oleh

lilin lebah (madu tua), sehingga dihasilkan madu dengan kadar air rendah (17 – 21 %).

Benar-benar kental alami oleh lebah, tanpa proses pemanasan (steam), pemasakan, pengentalan, penjemuran atau pemalsuan yang bisa merusak gizi madu dan membahayakan kasehatan konsumen.
Sesuai dengan syarat mutu yang ditetapkan pemerintah dalam SNI 0135.45 – 2004 sebagai madu asli dan berkualitas.

Madu 100 % dijamin murni dengan kualitas baik. Jadi jaminan 100% asli saja tidak cukup, tapi juga harus ada jaminan bahwa madu tersebut asli dan berkualitas baik sehingga aman diminum anak-anak dan bisa digunakan untuk terapi penyakit.

e. Tidak berbusa atau kalaupun berbusa hanya sedikit, aroma segar dan

memiliki rasa lezat yang khas sesuai dengan asal bunga / tanamannya.

f. Tidak bergas / tidak fermentasi, dipanen dari koloni lebah yang sehat sehingga terkontrol mutu madunya. Madu Al-Kautsar relatif awet disimpan puluhan tahun bahkan ratusan tahun.

g. Memiliki ternak lebah sendiri yang dikelola oleh tenaga profesional dibidangnya.

h. Pengendalian mutu yang ketat dan hati-hati oleh pakar lebah yang berpengalaman dan amanah, sehingga kualitas dan keaslian lebih terjamin.

i. Mayoritas madu merk Al-Kautsar memiliki kadar air 17 – 20 % dan hanya sekitar 2 % yang memiliki kadar air 21 %.

BAGAIMANA CIRI-CIRI MADU YANG PALSU ?

Dipasaran dalam negeri, jaminan akan keaslian dan mutu madu masih belum ada. Sebaliknya, kecurigaan akan pemalsuan madu dan peredaran madu rusak selalu ada. Jika madu palsu atau rusak yang dibeli (dikonsumsi),dikhawatirkan bukan kesembuhan dan kebugaran yang di dapat, tapi justru penyakit atau minimal tidak bisa merasakan khasiatnya. Sebenarnya diperindag RI telah mengeluarkan “peraturan positif” tentang syarat mutu dan cara uji madu yang benar, yang wajib dipatuhi oleh produsen / pengemas madu yaitu SNI 0135.45 – 2004. Sayangnya sangat sedikit pihak yang mau memenuhi syarat di atas, bahkan madu palsu / rusak yang justru marak dijual baik sengaja atau tidak. Harus diakui, untuk mengetahui madu tersebut asli atau palsu, bermutu bagus atau tidak, membutuhkan keahlian dan ilmu yang mendalam, serta dibutuhkan peralatan dan biaya yang cukup mahal (test di laborat dengan parameter SNI 0135.45 – 2004). Sebaliknya, memalsu madu relatif mudah dan murah. Karena itu, konsumen sebaiknya hanya membeli madu pada pihak / produsen yang amanah, punya ternak lebah sendiri dan punya keahlian seputar madu secara matang sehingga peluang tertipu madu palsu akan semakin minim.

Pemalsuan madu dapat dibagi tiga modus, yaitu :

Pemalsuan jumlah.

Pemalsuan ini pada intinya adalah meningkatkan jumlah madu “asli” dengan ditambah madu “palsu” atau bahan lain, seperti fruktosa sintetis, glukosa sintetis, syirup dll. Contoh kasus: 20% bagian adalah madu asli lalu ditambah gula sintetis 80% bagian,maka jadilah Madu palsu.pemalsuan madu seperti ini sangat banyak beredar.

Pemalsuan mutu.

Kadar air mempunyai hubungan yang signifikan dengan mutu madu, dimana semakin rendah kadar air pada madu, maka akan semakin baik mutunya, demikian pula sebaliknya. Pemalsu madu mempunyai madu dengan kadar air sangat tinggi(22-30%). Kemudian kadar air diturunkan dengan pemanasan suhu tinggi.Dengan pemanasan,madu akan jadi lebih kental.Tapi dengan pemanasan,madu sangat encer tersebut yang kandungan gizinya telah banyak rusak secara alami oleh fermentasi, akan semakin rusak bahkan gizinya nyaris tanpa sisa.Pemanasan pada madu juga bisa mengakibatkan madu mengandung racun,karena selama pemanasan madu bereaksi dengan panci/logam yang dipakai untuk pemanasan madu tersebut.Jelas ini merupakan PENIPUAN,karena sengaja ‘merekayasa’ madu dari kualitas jelek menjadi kental tapi gizinya justru semakin rusak& bisa membahayakan kesehatan konsumen,terutama anak-anak dan penderita penyakit .

Pemalsuan menyeluruh.

Madu tersebut merupakan madu buatan semuanya / 100% palsu, sehingga komposisi kimia yang terkandung di dalamnya merupakan komposisi yang “diada-adakan”.

11. BAGAIMANA CIRI MADU ASLI TAPI RUSAK ?

§ Yaitu jika madu tersebut telah mengalami fermentasi / perubahan madu menjadi alkohol (etanol) yang ditandai dengan: adanya suara berdesis jika tutup botol dibuka (bergas), kemasan menggembung, madu berbusa banyak. Pada kasus kerusakan madu yang parah, madu tersebut akan meleleh keluar sendiri ketika tutup botol dibuka atau bahkan bisa meletus sendiri karena tekanan gas / alkohol pada madu rusak tersebut.

§ Madu sangat encer (kadar air 23 – 30 % ), berbau tidak segar/ tidak enak karena fermentasi, rasa berubah menjadi lebih kecut yang tidak normal, rasa kurang lezat dan terlalu panas di tenggorokan karena efek alkohol yang berlebihan pada madu.

Madu dengan tanda-tanda fisik di atas, telah kehilangan zat gizi dan kurang layak dijual. Jika madu rusak tersebut sampai dikonsumsi anak-anak dan orang yang pencernaannya lemah, di khawatirkan bisa membahayakan kesehatan. Oleh karena itu,para pengemas madu / produsen WAJIB memiliki ilmu yang memadahi seputar madu dan seluk beluknya agar tidak terjebak pada madu palsu atau madu asli tapi rusak baik sengaja atau tidak. Selain itu, produsen harus memahami dan mematuhi standar mutu madu yang telah ditetapkan pemerintah dalam SNI 0135.45 – 2004 agar tidak terjatuh pada pelanggaran hukum pemerintah dan kejahatan terhadap konsumen. Setelah di panen, madu kadar 23 – 30% umumnya hanya awet disimpan beberapa minggu atau beberapa bulan saja, jika tidak segera habis maka akan segera rusak / fermentasi sehingga tidak layak di jual.

APAKAH MADU HUTAN / LIAR LEBIH BAIK DARI MADU TERNAK (APIS MELLIFERA) ?

Baik tidaknya mutu madu tidak bisa dilihat hanya pada satu sisi, tapi harus melihat beberapa sisi yang terkait dengan mutu madu. Baik tidaknya mutu madu “mayoritas” ditentukan oleh kematangan / kadar air madu dalam sarang secara alami oleh lebah.Jadi jika madu tersebut kental alami oleh lebah dan tanpa proses rekayasa oleh manusia,maka madu tersebut baik. Faktor lain yang menentukan mutu madu adalah jenis lebah, jenis tanaman asal madu, cara pemanenan dan proses penyimpanan.Namun pada faktanya madu hutan (liar) yang bisa memenuhi standart SNI sangat langka bahkan nyaris tidak bisa ditemukan. Hal ini karena madu hutan di dapat dari lebah Apis Dorsata yang sangat ganas dan belum bisa dijinakkan sehingga tidak bisa dikontrol apakah madu disarang tersebut sudah layak panen(tua) /belum.Belum lagi pemanenan madu hutan masih menggunakan cara tradisional/di peras dengan tangan biasa sehingga kebersihan kurang terjamin. Madu hutan yang asli pada umumnya memiliki kadar air 23 -30% yang mudah fermentasi/rusak.Itupun untuk bisa mendapatkan madu hutan yang asli sangat sulit.Pemalsuan madu hutan sama maraknya dengan madu ternak, bahkan mayoritas dilakukan oleh orang yang tidak paham tentang madu dan memakai bahan-bahan murahan yang lebih berbahaya dari pemalsuan pada madu ternak.Sebaliknya,Pemalsu madu ternak mayoritas adalah orang yang cukup paham tentang madu.

MENGAPA KADAR AIR MENJADI SALAH SATU FAKTOR PENTING DALAM MEMILIH MADU ?

Madu bisa rusak secara alami (tanpa perlakuan manusia) jika madu tersebut telah fermentasi / bergas. Fermentasi adalah proses perubahan gula sederhana pada madu (fruktosa dan glukosa madu) menjadi ETANOL (alkohol). Fermentasi hanya bisa terjadi jika khamir / yeasts / ragi yang ada dalam madu mendapatkan media madu dengan kadar air tinggi (23 – 30%). Semakin rendah kadar airnya, maka peluang fermentasi pada madu semakin kecil dan lambat. Madu yang aman dari fermentasi biasanya kadar air 16% – 21%, atau idealnya kadar 16 – 20%. Madu yang telah fermentasi (jika tutup botol dibuka timbul suara berdesis disertai busa yang banyak bahkan bisa meletus),tidak layak dikonsumsi apalagi untuk dijual pada konsumen.

APAKAH BENAR MADU ASLI TIDAK BEKU JIKA DIMASUKKAN KULKAS / FREZER?

Tidak benar. Bagi orang yang cukup paham tentang madu, tentu akan mengetahui bahwa madu murni ada yang bisa mengkristal (beku) dan ada yang tidak bisa beku. Fakta tentang hal ini banyak tertulis dalam buku-buku tentang perlebahan yang beredar di toko-toko buku.Madu asli (murni) akan bisa mengkristal / beku, jika kadar glukosa dalam madu lebih banyak dari kadar fruktosanya. Contoh madu yang bisa mengkristal : madu karet, kelengkeng, mente dan kaliandra.

Dan madu asli (murni) tidak bisa beku jika kadar fruktosa dalam madu lebih banyak dari kadar glukosanya. Contoh : madu randu, rambutan, kopi, sono dan mangga. Jadi ada yang masuk jenis madu bisa beku dan sebagian lain masuk jenis madu yang tidak bisa beku. Jika menjumpai madu randu / kopi bisa beku atau mengkristal, kemungkinan besar madu tersebut palsu.

Beku tidaknya madu tidak berpengaruh pada khasiat madu, asal terpenuhi syarat-syarat sebagai madu asli yang berkualitas. Jika membeli madu karet, kaliandra, kelengkeng dll yang masuk jenis madu bisa beku, sebaiknya tidak disimpan dalam kulkas.Pengkristalan pada madu akan lebih cepat terjadi pada daerah dingin / suhu di bawah 16 derajat celcius.

APAKAH KEASLIAN MADU BISA DI TES DENGAN CARA SEDERHANA?

Untuk menentukan keaslian dan kualitas madu secara akurat, sampai sekarang masih menggunakan peralatan mahal / bantuan laborat yang sesuai standart SNI,apalagi bagi yang awam masalah madu.Namun bagi para ahli madu/orang yang berpengalaman masalah madu,dengan mencicipi dan mengamati tanda tanda fisik pada madu insyaAllah sudah bisa menentukan keaslian dan kualitas madu. Itupun pada kasus madu-madu tertentu masih menggunakan beberapa peralatan yang mendukung seperti refraktometer dan uji diastase indeks. Alternatif yang bisa dipilih bagi pemula / konsumen untuk bisa tentukan kualitas madu adalah seperti yang tertulis di point nomor 8 diatas. Sedangkan cara test madu yang sederhana dan banyak beredar di masyarakat seperti :uji sakarin pada dinkes(karena pemalsuan madu mayoritas tidak memakai sakarin), madu yang bagus “katanya” tidak merembes di koran, bisa mematangkan kuning telor, tidak di kerumuni semut, tidak bisa beku, dll “tidak bisa” dibuktikan secara ilmiah kebenarannya dan tidak bisa dijadikan parameter dalam uji madu yang bisa di pertanggung jawabkan.

BAGAIMANA JIKA MADU DIPANASKAN / DIMASAK AGAR TAMPAK LEBIH KENTAL?

Madu yang dimasak (steam), biasanya berasal dari madu yang masih muda / encer sekali sehingga madu tersebut mudah menjadi alkohol (fermentasi). Dengan dipanaskan / dimasak (steam), maka fermentasi akan terhenti dan madu lebih kental. Tapi madu yang kaya vitamin, mineral dan enzim akan sangat mudah rusak oleh pemanasan / pemasakan, apalagi jika pemanasannya menggunakan panci dari logam / panci. Tentu saja hal ini bisa merugikan dan membahayakan konsumen, terlebih lagi jika dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak jujur dan sangat awam terhadap kualitas madu serta seluk-beluknya.

Demikian juga jika ada yang ada mengentalkan madu dengan menjemur madu tersebut. Alih-alih bukan tambah kental, madu yang bersifat higroskopis tersebut justru akan menarik kelembaban di udara sehingga madu justru akan semakin encer/rusak.

ADA YANG MENGATAKAN BAHWA MADU ASLI TIDAK DIKERUMUNI SEMUT, APAKAH INI BENAR ?

Tidak benar. Semua semut menyukai rasa manis, termasuk rasa manis yang ada pada madu. Bahkan ada tiga jenis semut yang memang suka madu, seperti semut pudak, semut gramang dan semut hitam dengan tubuh lancip. Tentu saja tidak ada bukti ilmiah yang menunjang pemahaman salah tersebut.

APAKAH MADU YANG ASLI BISA MEMATANGKAN KUNING TELOR ?

Sebenarnya itu bukan matang, tapi hanya menggumpal (koagulasi). Madu yang bersifat asam jika dicampur/bertemu dengan kuning telor yang mengandung protein dan lemak maka akan menggumpal. Jadi tidak benar jika madu asli bisa mematangkan kuning telor.

BAGAIMANA CARA PENYIMPANAN MADU YANG BENAR ?

o Sebaiknya madu disimpan di botol kaca atau botol plastik dari bahan P.E.T (khusus untuk makanan dan sudah teruji aman sebagai wadah madu / makanan). Tidak diperkenankan mengemas madu dalam wadah P.V.C karena bisa beracun / terkontaminasi.Ciri-ciri botol PVC: umumnya botol agak butek / buram dan terlihat garis sambungan pada botol, jika dicium terasa bau plastik yang agak menyengat.Adapun botol P.E.T yang memiliki ciri-ciri : botol bening /sangat bening, tidak tampak garis sambungan pada botol, tidak berbau dan biasanya lebih mahal dari botol PVC.

o Menyimpan madu dalam wadah logam juga tidak dianjurkan karena juga bisa bereaksi racun.

o Madu bersifat higroskopis (menyerap air di udara), karena itu sebaiknya tidak menyimpan madu dalam wadah terbuka, apalagi lebih dari semalam. Madu yang dibiarkan teebuka lebih dari semalam maka kadar airnya akan naik / tambah encer dan kualitas akan turun.

20. APAKAH MADU AMAN BAGI ANAK-ANAK DAN BAYI?

Ada pendapat dari sebagian pihak bahwa madu tidak boleh diberikan pada anak dibawah usia 1 tahun dengan alasan madu tersebut dikhawatirkan bisa menyebabkan sakit yang disebut Botulism(di sebabkan oleh clostridium Botulinum).Namun hal ini telah dibuktikan ketidakbenarannya oleh “team dokter dari rumah sakit Al Kafji National Hospital-Saudi Arabia”,yang meneliti lebih dari 220 contoh madu dari berbagai negara dan interview dengan keluarga dari 1500 bayi lebih yang di beri madu sejak lahir.Dari penelitian ini membuktikan “TIDAK ADA SATUPUN” madu yang tercemar clostridium Botilinum dan tidak ada satupun bayi yang menderita Botulism karena madu.Jadi peluang adanya Clostridium Botilium pada madu,sama dengan peluang keberadaannya pada bahan makanan lain yang berasal dari alam seperti susu dan lain-lain.Jadi madu aman di konsumsi segala usia bahkan bayi dibawah usia 1 tahun.

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.
By herbalnabati